Sistem Informasi Pemasaran

Pengertian Sistem Informasi Pemasaran

Konsep dasar dari sistem informasi pemasaran (Marketing Information System) itu adalah menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.

Pengertian Marketing Information System adalah kegiatan peseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut.

Pengertian Sistem Informasi Pemasaran adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang bekerja sama dengan sistem informasi fungsional lain untuk mendukung manajemen perusahaan dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pemasaran produk perusahaan.

pengertian sistem informasi pemasaran (MIS)

Proses pemasaran meliputi : menganalisa peluang pemasaran, memilih target pasar, mengembangkan marketing mix (meliputi : 4P yaitu product, price, place dan promotion), serta mengatur upaya pemasaran. Hal utama yang harus diperhatikan sebuah perusahaan saat ini agar dapat bertahan dalam persaingan bisnis global adalah harus berorientasi pada pelanggan, memenangkan pelanggan dari para pesaing dengan terlebih dahulu memahami apa yang jadi kebutuhan dan keinginannya sehingga dibutuhkan analisa pasar yang seksama. Adapun proses  yang  dibutuhkan  meliputi  3  langkah  yaitu  :  segmentasi  pasar  (membagi  pasar  kedalam  kekelompok pembeli yang berbeda yang memiliki perbedaan kebutuhan, karakteristik atau kebiasaan), menentukan terget pasar yang meliputi evaluasi terhadap tingkat kemenarikan masing-masing segmen dan memilih satu atau lebih segmen  untuk dimasuki,  melakukan market  positioning (pengaturan untuk sebuah produk  untuk  menempati sebuah  tempat  yang  jelas,  berbeda  dan  diinginkan  untuk  bersaing  dengan  produk  yang  ada  dalam  pikiran konsumen (Kootler, 2006).

Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yang berkaitan dengan 4P yaitu :

  • Produk (product) : produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya.
  • Promosi (Promotion) : Meningkatkan atau mendorong penjualan.
  • Tempat (Place) : Cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran      distribusi.
  • Harga (Price) : Terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.

Model ini terdiri dari kombinasi subsistem-subsistem input dan output yang dihubungkan dengan database. Semua keputusan yang dibuat oleh manajer pemasaran behubungan dengan satu atau beberapa unsur-unsur bauran. Karena alasan tersebut,unsur-unsur itu merupakan cara yang baik untuk mengkategorikan kegiatan MKIS. MKIS dapat dirancang sehingga pendukung keputusan yang berhubungan dengan tiap unsur.

Subsistem Sistem Informasi Pemasaran

Subsistem Penelitian Pemasaran (Riset Pemasaran)

Subsistem penelitian pemasaran merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan dan calon pelanggan. Manajer pemasaran dapat mengunakan penelitian pemasaran untuk mengumpulkan segala jenis informasi tetapi sebagian besar kegiatan ditujukan pada pelanggan dan calon pelanggan :

Data primer dan sekunder

Data primer adalah data yang dikumpulkan perusahaan. Sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah wawancara mendalam, pengamatan dan pengujian terkendali. Beberapa data skunder harus dibeli dan sering tersedia dalam bentuk pita magnetik atau disket untuk memudahkan pemasukan kedalam CBIS data sekunder yang lain seperti tersedia diperpustakan.

Subsistem Intelijen Pemasaran Tiap area fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu dilingkungan pemasaran yang memliki tanggung jawab utama pada pelanggan dan pesaing. Seperti area fungsional lainnya, pemasaran juga memiliki tanggung jawab pada pemerintah dan komunitas global.Intelijen Pemasaran (marketing intelligence) mengacu pada berbagai kegiatan yang etis yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi tentang pesaing.

Tugas-tugas dasar intelijen

Intelijen persaingan melibatkan 5 tugas dasar intelijen,yaitu :

  1. Mengumpulkan Data,perusahaan mungkin mendapatkan data primer atau data sekunder.Banyak data sekunder yang tersedia,seperti data yang menjelaskan penjualan pasar swalayan dan toko obat,dan dikumpulkan oleh organisasi.
  2. Mengevaluasi Data,baik data primer maupun sekunder,data tersebut harus diperiksa untuk memastikan akurasinya.
  3. Menganalisa Data
  4. Menyimpan Intelijen
  5. Menyebarkan Intelijen

Subsistem Produk

Subsistem produk berguna untuk membuat rencana produk baru.

a. Siklus hidup produk

Tugas manajer pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik untuk tiap unsur dalam bauran pemasaraan dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manajer dalam membuat keputusan-keputusan ini seperti arti namanya siklus hidup produk.

b. Model evaluasi produk baru

Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan banyak produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.

Subsistem Tempat

Pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu, posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaannya.

Subsistem Promosi

Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.

Subsistem Harga

Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.

a. Penetuan harga berdasarkan biaya

Beberapa poerusahaan menggunakan penentuan harga berdasarkan biaya dengan menentukan biaya-biaya mereka dan menambahkan markup yang diinginkan. Jika perusahaan memilki SIA yang baik, tersedia data biaya yang akurat mambuat tugas Subsistem harga menjadi mudah untuk mendukung penentuan harga berdasarkan biaya.

b. Penentuan harga berdasarkan permintaan

Kebijakan harga yang kurang berhati-hati adalah penentuan harga berdasrakan permintaan yang menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditempatkan oleh konsumen terhadap produk.

Bagaimana Manajer Menggunakan Sistem Informasi Pemasaran

Dalam penerapannya,manajer pemasaran menggunakan MKIS untuk mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen,memformulasikan bauran pemasaran,dan membuat tindak lanjut sampai sejauh mana bauran itu diterima oleh konsumen.

Pada tahun 1966 profesor Pillips Kotler dari Nortwestern University menggunakan istilah pusat saraf pemasaran
(marketing nerve center) untuk menggambarkan suatu unit baru didalam pemasaran yang mengumpulkan dan mengolah informasi dan unit pemasaran. Menurut Kotler ada tiga jenis informasi pemasaran, yaitu:
  1. Pemasaran (Marketing Intelligence). Adalah informasi yang mengalir ke perusahaan dari lingkungan.
  2. Informasi pemasaran intern (Internal Marketing Information) Adalah informasi yang dikumpulkan
  3. Komunikasi Pemasaran (Marketing Comunication ) Adalah informasi yang mengalir ke luar dari perusahaan ke lingkungan.

Manfaat adanya Sistem Informasi Pemasaran (Marketing Information System)

  1. Mengetahui apa saja kebutuhan pelanggan
  2. Mengetahui perencanaan strategi yang lebih efisien dan efektif
  3. Mengetahui pesaing – pesaing yang akan mengancam perusahaan

Itulah tadi beberapa informasi mengenai Sistem Informasi Pemasaran (Marketing Information System) Dengan menghimpun informasi penting dalam sebuah sistem tentu akan lebih mudah bagi anda untuk memanfaatkan informasi tersebut. Sekian artikel saat ini semoga dapat bermanfaat dan terima kasih.

Sumber :

Sistem Informasi Manajemen, Raymon McLeod Jr.Penerjemah : Hendra Teguh SE,Ak.