Pengertian Internet Marketing

Pengertian Internet Marketing dan Manfaat Internet Marketing

Pengertian  Internet marketing adalah merupakan bentuk usaha dari perusahaan untuk memasarkan produk dan jasanya serta membangun hubungan dengan pelanggan melalui media internet. Bentuk pemasaran ini pada dasarnya merupakan situs publik yang sangat besar di jaringan komputer dengan berbagai tipe yang berbeda dan berasal dari berbagai negara di seluruh dunia satu sama lainya kedalam suatu wadah informasi yang sangat besar menurut Kotler dan Armstrong (2008:237) Online consumer dapat didefinisikan pengertian internet marketing sebagai konsumen yang mencari informasi atau bahkan melakukan pembelian melalui internet.

Chaffey (2008: 339) mengemukakan pengertian internet marketing cenderung mengacu pada perspektif tentang bagaimana internet dapat digunakan secara bersama-sama dengan media tradisional untuk mendapatkan dan memberikan layanan kepada pelanggan dengan dua cara. Pertama, meningkatkan efisiensi dalam fungsi pemasaran tradisional, kedua, teknologi emarketing banyak mengubah strategi pemasaran. Alternatif istilah adalah e-marketing yang dapat dianggap memiliki lingkup yang lebih luas itu merujuk kepada penggunaan teknologi untuk mencapai tujuan pemasaran dan eksternal dan internal perspektif. Salah satu aspek didalam internet marketing yang sedang marak dibicarakan orang dan mulai banyak digunakan perusahaan untuk menjalankan kegiatan komunikasi pemasaran terpadu.

Pengertian Internet Marketing menurut Mohammed, et al. (2003,p4), pengertian internet marketing adalah sebuah proses untuk membangun dan memelihara hubungan dengan pelanggan melalui kegiatan secara online sebagai sarana untuk pertukaran pendapat, produk, dan jasa sehinga dapat mencapai tujuan bersama kedua kelompok.

Menurut Chen-Ling, & Lie, dalam juranal Journal of American Academy of Business (2006, p296), pengertian e-marketing adalah Proses memasarkan produk dan layanan kepada pelanggan dengan menggunakan media web. Promosi, Iklan, Transaksi dan pembayaran dapat dilakukan melalui halaman web. Pengguna internet marketing dapat dengan mudah mengakses informasi dimana saja dengan komputer yang terhubung ke internet.

Menurut El-Gohary (2010, p216), Pemasaran Elektronik (EMarketing) dapat dipandang sebagai sebuah filosofi baru dan praktek bisnis moderen yang terlibat dengan pemasaran barang, jasa, informasi dan ide melalui internet dan elektronik lainnya.

Dengan adanya internet segmentasi pasar semakin luas, karena jangkauan pemasaran semakin luas. Internet tidak membatasi luasnya jangkauan pemasaran karena seluruh konsumen di seluruh dunia dapat mengaksesnya dengan mudah. Adanya integrasi antara strategi pemasaran perusahaan dan strategi pemasaran melalui internet akan meningkatkan strategi bisnis dan strategi operasional.

Menurut Hoffman & Novak (1996) online consumer memiliki motivasi berbeda dalam memanfaatkan informasi melalui internet. Sebagai konsumen memanfaatkan internet untuk mencari produk atau jasa, ataupun hanya untuk navigasi (pandu arah) informasi dan pengalaman. Terdapat beberapa tahap dalam membuat sebuah internet marketing, yaitu

  1. Menciptakan komunikasi. Komunitas web atau web community merupakan website dimana para anggotanya dapat berkumpul bersama secara online dan bertukar pendapat mengenai beberapa hal tertentu.
  2. Membuat situs. Terdapat dua macam yaitu: situs perusahaan (corporate website) dan situs pemasaran (marketing website). Situs perusahaan merupakan situs yang dirancang untuk membangun hubungan yang baik dengan pelanggan perusahaan dan saluran penjualan lainya, tidak digunakan untuk menjual produk dari perusahaan tersebut. Situs pemasaran merupakan situs yang melibatkan konsumen dalam interaksi yang dapat membuat mereka semakin dekat dengan pembeli online dan hasil kegiatan pemasaran lainya. Dalam membuat situs, pemasar harus memperhatikan beberapa hal agar dapat membuat situs yang efektif, yaitu: context (desain dan lay out situs tersebut), content (isi materi situs), community (bagaimana situs tersebut memungkinkan interaksi antar sesama user), customization (kemampuan situs untuk disesuaikan dengan masing-masing user yang berbeda-beda), communication (bagaimana situs tersebut memungkinkan komunikasi dua arah), connection (bagaimana situs tersebut terhubung dengan situs lain), dan commerce (situs memungkinkan adanya transaksi komersial).
  3. Menempatkan iklan dan promosi secara online. Interactive advertising merupakan kegiatan beriklan yang menggunakan media interaktif untuk mempromosikan dan memengaruhi keputusan pembelian dari konsumen, baik online dan off-line. Internet advertising sendiri merupakan seluruh metode beriklan yang menggunakan media internet, termasuk didalamnya adalah iklan banner internet, search engine advertising dan email marketing (www.web1marketing.com). Online advertising merupakan iklan yang bermunculan saat konsumen sedang mengakses sebuah web di internet, termasuk di dalamnya adalah display, ads (banner, interstitias, pop-ups), search related ads, dan online classifieds. Iklan banner merupakan iklan grafis yang dipasang berukuran lebar 468 pixel dan panjang 60 pixel. Iklan banner dapat digunakan untuk menciptakan awareness/recognition (kesadaran/pengakuan), menarik pengguna internet untuk melihat contest dan sweeptakes, atau untuk memenuhi tujuan dari pemasaran langsung. Interstitial adalah iklan online yang muncul pada saat pergantian website. Pop-up adalah iklan online yang muncul secara mendadak dalam halaman jendela baru dan menutupi halaman jendela sebeumnya.
  4. Menggunakan e-mail. Perusahaan dapat mengirimkan informasi, katalog, dan bentuk promosi lainya melalui e-mail pelanggan maupun pelanggan potensialnya.

Tujuh Tahapan Internet Marketing

Internet Marketing memiliki berbagai macam teori dan model. Dalam bukunya yang berjudul Internet Marketing: Building Advantage in a Network Economy, dijelaskan bahwa ada tujuh tahapan dalam Internet Marketing, diantaranya yaitu :

pengertian internet marketing

Pengertian Internet Marketing dan Manfaat Internet Marketing

  1. Tahap 1 : Framing the Market Opportunity (Tahap ini meliputi analisa peluang pasar dan mengumpulkan data dari sistem online maupun offline untuk menciptakan peluang)
  2. Tahap 2 : Formulating the Market Strategy
    Pada tahap sebelumnya telah diambil keputusan Go / No-Go, maka langkah selanjutnya adalah menentukan strategi pemasaran online.
  3. Tahap 3 : Designing the Customer Experience
    Pada tahap ini kami akan berusaha untuk merancang pengalaman yang kami harapkan didapatkan oleh pelanggan dari perusahaan.
  4. Tahap 4 : Crafting the Customer Interface
    Dalam merancang interface yang baik digunakan kerangka kerja 7C (7C’s Frameworks) yaitu cara untuk mengidentifikasi perancangan tampilan utama yang dihadapi ketika mengimplementasikan model bisnis.
  5. Tahap 5 : Designing the Marketing Program
    Pada tahap ini merupakan perancangan program pemasaran yang digunakan untuk merangkaikan strategi pemasaran secara terkombinasi dan dapat menggerakkan target pelanggan dari tiap tahap awareness mengenai produk perusahaan menjadi tahap commitment dan berakhir pada tahap dissolution.
  6. Tahap 6 : Leveraging Customer Information Through Technology
    Perusahaan dapat menggunakan bantuan teknologi untuk mendapatkan, menganalisa, dan memanfaatkan informasi mengenai pelanggan sehingga perusahaan akan lebih memahami dan mengenal pelanggan untuk mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan.
  7. Tahap 7 : Evaluating Marketing Program
    Tahap terakhir ini mengevaluasi semua program marketing apakah mencapai sasaran. Menggunakan parameter untuk mengukur kesuksesan dari program marketing online dan apakah cocok dengan objektif dari
    perusahaan.

Manfaat Internet Marketing

Pemasaran online (Internet Marketing)  memberikan manfaat pada konsumen maupun marketer. Manfaat tersebut memberikan keuntungan bagi konsumen dan marketer (Kotler& Armstrong, Principles of Marketing, 2010, p. 516).

Keuntungan online marketing untuk konsumen :

  • Convenient
    Artinya konsumen tidak harus terjebak kemacetan, menemukan tempat parkir, dan berjalan melalui toko-toko yang tidak terhitung jumlahnya untuk menemukan produk. Konsumen dapat membandingkan merek, mengecek harga dan memesan barang 24 jam sehari dari lokasi manapun.
  • Easy and private
    Konsumen menghadapi lebih sedikit perselisihan dalam membeli barang dan tidak perlu untuk menghadapi penjual atau membuka diri mereka terhadap bujukan dan hubungan emosional.
  • Information
    Layanan online dan internet memberikan konsumen akses terhadap perbandingan informasi yang berlimpah, informasi mengenai perusahaan dan produk.
  • Interactive and immediate
    Konsumen dapat berinteraksi dengan situs penjual untuk menemukan informasi yang tepat mengenai produk atau layanan yang mereka inginkan, lalu memesan atau men-download-nya secara langsung.

Keuntungan untuk marketer :

  • Pemasaran online merupakan suatu alat yang bagus untuk membangun hubungan dengan konsumen. Perusahaan dapat berinterkasi dengan konsumen untuk mempelajari tentang kebutuhan dan keinginan konsumen yang lebih spesifik dan untuk membangun database konsumen.
  • Pemasaran online dapat mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi. Online marketer dapat menghindari biaya-biaya untuk mempertahankan tokonya dan biaya dari penyewaan, asuransi, dan peralatan lainnya.
  • Pemasaran online juga menawarkan fleksibilitas yang besar yang memungkinkan marketer untuk membuat penyesuaian terhadap penawaran dan program-programnya.
  • Internet merupakan suatu medium global yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk mengklik dari satu tempat ke tempat lainnya dalam hitungan detik.

Demikianlah ulasan mengenai pengertian internet marketing dan manfaat internet marketing buat anda semua, semoga bermanfaat.